9 Cara Mencari Pekerjaan sebagai Desainer Grafis

Cara Mencari Pekerjaan sebagai Desainer Grafis. Hai semuanya! Perkenalkan, nama gue Agus, penulis konten berusia 23 tahun yang super duper kreatif di Jasagrafis.id.

Passion gue emang nulis, tapi liat desain grafis kece yang dibuat tim kreatif kita tuh bikin gue kagum abis. Makanya, gue kepikiran nih buat ngebantu kalian para jagoan desain grafis yang lagi cari kerja sebagai desainer.

Cara Mencari Pekerjaan sebagai Desainer Grafis

Pasalnya, dunia kerja kreatif kayak desain grafis emang seru, tapi persaingannya juga nggak main-main. Nah, biar CV lolos dan dilirik recruiter, simak dulu yuk langkah-langkah jitunya dari gue!

9 tips Cara Mencari Pekerjaan sebagai Desainer Grafis

1. Poles Portofolio dengan Karya Terbaik

Portofolio adalah nilai jual utama lo sebagai desainer. Lo harus bisa nunjukin kemampuan terbaik melalui karya-karya yang fresh dan eye catching.

Jangan asal masukin semua project yang pernah lo kerjain ya. Pilih yang paling menonjolkan skill dan gaya khas lo. Kalo lo masih newbie, coba kerjain project personal yang sesuai sama minat lo. Misalnya, lo suka desain poster film, ya bikin beberapa poster film fiktif dengan konsep keren.

2. Asah Skill dengan Kursus atau Workshop

Biar portofolio lo makin mantap, jangan ragu buat mengikuti kursus atau workshop desain grafis. Banyak banget platform online yang menawarkan kursus dengan harga terjangkau. Selain itu, lo juga bisa ikutan workshop yang biasanya ngundang professional designer sebagai pembicara.

Dengan ikutan kursus atau workshop, lo bisa belajar software desain terbaru, ngembangin kreativitas, dan dapetin ilmu baru yang belum pernah lo tau sebelumnya. Inget, investasi di skill lo nggak akan pernah rugi!

3. Bikin Profil Online yang Menarik

Di era digital ini, membuat profil online yang menarik itu wajib hukumnya. Selain portofolio website, lo juga bisa memanfaatkan platform kayak Behance atau Dribbble buat showcase karya lo.

Pastiin profil lo terlihat profesional dan rapi. Jangan lupa juga buat ngasih deskripsi singkat tentang diri lo dan skill yang lo punya. Sertakan kontak lo biar potential employer gampang ngehubungin lo.

4. Linkedin: Senjata Rahasia Mencari Kerja

Linkedin nggak cuma platform buat cari kerja kantoran aja. Banyak perusahaan yang ngepost lowongan desain grafis di Linkedin. Lo bisa ngelengkapi profil Linkedin lo dengan portofolio online dan deskripsi yang menarik tentang pengalaman kerja lo (walaupun pengalaman freelance juga sah-sah aja dicantumkan!).

Aktifin juga jaringan lo di Linkedin dengan ngekoneksi sama professional designer lainnya. Siapa tau lo bisa dapetin info lowongan terbaru atau project freelance yang menarik.

5. Nggak Malu Jadi Desainer Freelance

Bekerja sebagai freelance bisa jadi batu loncatan yang bagus buat karier lo. Lo bisa dapetin pengalaman kerja yang valuable, sekaligus nambahin portofolio lo dengan project nyata dari klien.

Banyak platform online yang bisa ngebantu lo nyari kerja freelance, kayak Sribulance atau Projects.co.id. Soal fee, jangan mematok terlalu rendah di awal. Riset dulu standar fee freelance designer di pasaran biar lo dihargai sesuai skill yang lo punya.

6. Lamaran yang Menang perang adalah Lamaran yang Rapi

Bikin CV dan portofolio yang rapi dan menarik itu penting, tapi jangan lupa juga buat ngelamar dengan cara yang tepat. Pastiin lo ngelamar sesuai sama posisi yang lo minati dan baca detail lowongan kerja dengan seksama.

Sesuaikan isi CV dan cover letter lo dengan kriteria yang diminta perusahaan. Hindari typo dan pastikan format CV lo mudah dibaca. Perusahaan biasanya menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) buat nyeleksi lamaran, jadi pastikan CV lo dibuat dengan format yang ATS friendly.

7. Prepare for the Interview dengan Matang

Di tahap interview, percaya diri adalah kunci! Pelajari perusahaan yang lo lamar dan siapkan jawaban buat pertanyaan-pertanyaan umum seputar desain grafis. Lo juga bisa siapin beberapa pertanyaan yang pengin lo tanyain ke pewawancara soal posisi dan kultur kerja di perusahaan tersebut.

Tip tambahan: Bawa portofolio fisik yang dicetak dengan kualitas bagus pas interview. Ini bisa nunjukin keseriusan dan persiapan lo yang matang.

8. Network, Network, Network!

Jangan remehin kekuatan networking. Ikutan komunitas desain grafis online atau offline bisa ngebantu lo ngeluarin jaring dan ngenalin diri lo ke desainer lain atau bahkan potential employer.

Aktiflah berdiskusi dan berbagi ide atau gagasan baru kepada orang yang baru dikenal atau rekan kerja anda.

9. Jangan Putus Asa!

Mencari kerja memang nggak selalu mudah, termasuk buat para desainer grafis. Jangan patah semangat kalo lo belum dapet kerja yang lo impikan. Tetap semangat ngasah skill, ngebangun portofolio, dan aktif cari lowongan.

Ingat: Kesempatan pasti datang buat orang yang nggak gampang menyerah.

10. Jasagrafis.id: Solusi Tepat buat Kebutuhan Desain Grafis Lo!

Butuh bantuan buat bikin portofolio yang ciamik dan menarik? Atau lagi bingung nyari project freelance yang oke? Tenang aja, Jasagrafis.id siap bantu lo!

Tim desainer profesional kami siap membantumu membuat desain grafis yang sesuai dengan kebutuhan dan budget lo. Kami juga punya banyak jaringan dan koneksi di dunia desain grafis, sehingga bisa membantumu menemukan project freelance yang menarik.

Yuk, kunjungi website Jasagrafis.id sekarang!

Bonus:

Tips Jitu Bikin Portofolio Desain Grafis yang Menawan:

Pilih desain terbaik: Jangan asal memasukkan semua project. Pilihlah desain yang paling menunjukkan kemampuan dan gaya khasmu.

Gunakan visual yang menarik: Desain portofoliomu dengan visual yang menarik dan eye-catching. Gunakan warna, font, dan layout yang sesuai dengan brandmu.

Berikan informasi yang jelas: Jelaskan secara singkat tentang setiap project yang kamu tampilkan. Sertakan informasi seperti nama project, klien, dan tanggal pengerjaan.

Buat portfolio yang mudah dinavigasi: Pastikan portfolio mudah diakses dan dinavigasi. Buatlah struktur yang rapi dan mudah dipahami.

Optimalkan portfolio untuk online: Pastikan portofoliomu dioptimalkan untuk dilihat secara online. Gunakan format file yang tepat dan sesuaikan ukuran gambar.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa membuat portofolio desain grafis yang menawan dan menarik perhatian potential employer.

Semangat berkarya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *